Mengapa Anak Sulit Konsentrasi?

1246
mengapa anak sulit konsentrasi

Mengapa Anak Sulit Konsentrasi? Kesulitan anak berkonsentrasi adalah keluhan yang banyak disampaikan orangtua tentang anak. Biasanya orangtua mengeluhkan kesulitan konsentrasi ini, dikaitkan dengan ketidak fokusan anak untuk belajar dan pada anak yang sudah cukup besar biasanya orangtua mengkhawatirkan prestasi disekolah.

Sebelum kita membahas lebih lanjut, sebenarnya apa sih harapan orang tua tentang kemampuan konsentrasi anak? Berapa lama biasanya anak bisa berkonsentrasi, sebagaimana yang dikeluhkan tua? Dari beberapa survey rata-rata menurut orangtua anak-anak hanya bisa fokus antara 15 menit – 30 menit saja, sedangkan yang diharapkan oleh orangtua adalah bisa fokus selama 1 jam.

 

mengapa anak sulit konsentrasi

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang konsentrasi pada anak, satu hal yang seringkali dilupakan orangtua adalah bahwa setiap anak berbeda-beda tipe pembelajarannya. Ada tipe aural (auditif); visual dan kinestetik dan masing-masing tipe pembelajaran punya cara berkonsentrasi yang memang berbeda-beda. Selain itu, berbeda usia juga mempengaruhi kemampuan anak untuk berkonsentrasi. Jadi sebenarnya orangtua tidak boleh mengeneralisasi anak.

Sebelum kita membahas bagaimana meningkatkan konsentrasi anak, kita sebaiknya mengetahui terlebih dahulu mengapa anak sulit untuk berkontrasi. Untuk mengatasi sesuatu kita harus tahu dahulu penyebabnya, setuju kan

Sulit konsentrasi karena tidak tertarik. Alasan utama anak-anak untuk sulit berkonsentrasi adalah karena anak tidak tertarik dengan hal yang harus dipelajarinya. Ketidak-tertarikan anak biasanya juga disebabkan oleh ke-harus-an untuk belajar, secara psikologis, tidak ada orang yang suka akan keharusan, termasuk anak-anak.

Sulit konsentrasi karena kelelahan. Proses, kegiatan, dan lama waktu belajar anak di sekolah saat ini benar-benar sudah menguras energi fisik maupun mental anak. Bayangkan saja, setiap hari anak belajar dari pukul 07:15/07:30 sampai dengan pukul 14:00/15:00 dengan istirahat +/- 1 – 1 ¼ jam diantaranya. Bayangkan kelelahan mereka. Menurut Seto Mulyadi, seorang psikolog dan pakar pendidikan anak, jam belajar anak SD di Indonesia mencapai 1.400 jam per tahun, jauh melampaui standar belajar jam per tahun yang ditetapkan UNESCO yaitu hanya 800 jam belajar.

Sulit konsentrasi karena gaya belajar. Seperti sudah dibahas siatas, masing-masing tipe pembelajaran, berbeda cara belajarnya.
Diantara ketiga tipe pembelajaran, tipe kinestetik memang yang paling akan sulit berkonsentrasi karena tipe pembelajaran mereka yang lebih sukan untuk bergerak.

Sulit konsentrasi karena gangguan sekitar. Nah, konsentrasi anak seringkali terganggu, justru karena adanya gangguan dari lingkungan sekitar. Seperti suara televisi, suara teman-teman sebaya yang bermain diluar rumah.
Itu beberapa alasan mengapa anak sulit konsentrasi yang umum terjadi pada anak-anak normal, karena ada juga beberapa alasan lain untuk sulit berkonsentrasi karena adanya energi yang berlebih seperti pada anak hiperatif dan ADHD.

Bila anak sulit berkonsentrasi, sebenarnya tugas kita adalah untuk mempertanyakan terlebih dahulu apa penyebab dari kondisi itu daripada memarahi anak dan memaksa untuk berkonsentrasi.

Untuk bisa membantu anak berkonsentrasi maka beberapa hal yang bisa dilakukan juga adalah :
1. Membuat jadwal belajar di rumah yang disesuaikan dengan kegiatan anak dan tingkat energi anak. Jangan memaksakan.
2. Sediakan tempat belajar yang nyaman bagi anak
3. Bantu anak berkonsentrasi dengan mengurangi gangguan suara disekitar anak saat anak belajar.

Yuk kita bantu anak bisa berkonsentrasi.

(Ditulis ulang dari berbagai sumber)

Facebook Comments
SHARE