Ciri Ciri Pasar Persaingan Sempurna

31
Ciri Ciri Pasar Persaingan Sempurna

Dalam pasar persaingan sempurna, kalian akan mendapati begitu banyak penjual dan pembeli. Jumlah penjualan seorang produsen sangat kecil apabila dibandingkan dengan jumlah penjualan pasar yang seluruhnya. Karena masing-masing penjual hanya menawarkan sebagian kecil dari suplai total, mereka tidak dapat menguasai pasar atau menentukan harga pasar. Mereka hanya dapat menyesuaikan harga produksinya dengan harga pasar yang berlaku. Sebaliknya, jumlah pembelian seorang konsumen sangat kecil apabila dibandingkan dengan jumlah pembelian pasar seluruhnya. Sebagai konsekuensinya, harga ditentukan oleh keseluruhan permintaan dan penawaran dalam pasar, bukan oleh satu atau beberapa penjual dan pembeli. Persaingan sempurna merupakan struktur pasar paling ideal karena dianggap mampu menjamin terwujudnya efisiensi pasar.

Suatu pasar dikatakan memiliki struktur pasar persaingan sempurna jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Jumlah Pembeli dan Penjual Banyak
    Di pasar persaingan sempurna terdapat banyak pembeli dan penjual. Banyaknya penjual yang ada di pasar mencerminkan kecilnya bagian setiap penjual dalam menghasilkan barang dibandingkan keseluruhan yang dihasilkan di pasar. Oleh karena itu, seorang penjual hanya merupakan bagian kecil dari seluruh penjual yang ada di pasar. Kondisi ini menyebabkan apa pun yang dilakukan produsen untuk menaikkan atau menurunkan harga di pasar dan menaikkan atau menurunkan jumlah produksi tidak akan mampu memengaruhi harga di pasar. Di sinilah disebut bahwa penjual ataupun pembeli di pasar persaingan sempurna adalah price taker, artinya apa pun tindakan penjual yang ada di pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga di pasar. Harga di pasar ditentukan oleh interaksi antara seluruh penjual dan seluruh pembeli di pasar
  2. Barang yang Diperjualbelikan Bersifat Homogen (Identik)
    Semua penjual dalam pasar persaingan sempurna menghasilkan barang yang hampir sama (homogen). Barang yang diperjualbelikan di pasar persaingan sempurna harus sama dalam semua segi sehingga harus dapat menggantikan satu sama lain (substitusi sempurna). Konsumen dapat membeli dari penjual mana saja tanpa khawatir produk antarpenjual ada perbedaan.
  3. Produsen Bebas Membuka atau Menutup Usaha
    Jika seorang penjual mampu memperoleh keuntungan lebih, maka akan banyak penjual baru yang masuk ke pasar, dan membuka usaha untuk menghasilkan barang yang sama dengan penjual sebelumnya yang meraih keuntungan. Hal ini berakibat pada jumlah barang yang ditawarkan di pasar meningkat. Kondisi ini sedikit demi sedikit akan menurunkan tingkat keuntungan penjual. Saat penjual tidak mampu lagi memproduksi barang secara efisien dan menjual produknya pada harga yang terjadi di pasar, penjual akan mengalami kerugian. Saat itu, penjual dapat segera menutup usahanya dan keluar dari pasar.
  4. Pelaku Pasar Mempunyai Informasi Sempurna Mengenai
    Pasar Informasi pasar yang diketahui pelaku pasar mencakup harga pasar, kuantitas, maupun kualitas barang. Pembeli dianggap mengetahui tingkat harga yang berlaku beserta perubahanperubahannya. Kondisi ini menyebabkan penjual tidak dapat menjual barangnya dengan harga lebih tinggi daripada harga yang berlaku. Informasi bagi penjual bisa berupa informasi mengenai perubahan harga bahan baku, perubahan upah minimum yang memengaruhi biaya produksi dan harga jual produknya.

Coba kalian renungkan, apakah dalam kenyataan bentuk pasar yang benar-benar bersifat persaingan sempurna ini ada? Rasanya cukup sulit untuk ditemui bukan? Yang ada hanyalah kecenderungan ke bentuk pasar persaingan sempurna. Misalnya saja pasar barangbarang kebutuhan pokok seperti pasar beras, sayur-mayur, dan buah-buahan. Dalam pasar beras atau sayuran yang mendekati persaingan sempurna, jumlah produsen (petani) dan pedagang sangat banyak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty − 6 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.