Gaya Belajar Kinestetik dan Ciri Cirinya

11
Gaya Belajar Kinestetik dan Ciri Cirinya

Pada artikel seblumnya kita sudah membahas tentang modalitas belajar dan gaya belajar auditori. Artikel yang akan Anda baca berikut ini yaitu tentang gaya belajar kinestetik (Kinesthetic Learners). Jika tipe auditori lebih menggutamakan faktor pendengaran, berbeda dengan tipe kinestetik. Anak dengan ciri kinestetik lebih mengutamakan sentuhan. Hanya dengan menyentuh saja, anak tipe ini sudah bisa mengingat informasi tertentu dan mengingatnya. Untuk leibih lengkapnya perhatikan poin-poin berikut ini.

Anak yang mempunyai gaya belajar kinestetik belajar melalui bergerak, menyentuh, dan melakukan. Anak seperti ini sulit untuk duduk diam berjam-jam karena keinginan mereka untuk beraktifitas dan eksplorasi sangatlah kuat. Siswa yang bergaya belajar ini belajarnya melalui gerak dan sentuhan.

Tipe anak kinestetik

  1. Mereka menggunakan frasa “Hal itu rasanya tepat”, “Saya merasa hal itu mudah ditangani”, “itu menarik juga” (That touched anerver)
  2. Saat bersantai, mereka lebih memilih bermain game dan berolahraga.
  3. Mereka lebih suka berbicara dengan lain sambil melakukan sesuatu.
  4. Mereka berbicara lambat-lambat dengan menggunakan bahasa tubuh dan ekspresi.
  5. Saat non-aktif, mereka cenderung gelisah.
  6. Saat marah, mereka mengepal tangan, mengertakkan gigi dan menyerang.

Ciri-ciri gaya belajar belajar kinestetik

a. Berbicara perlahan
b. Penampilan rapi
c. Tidak terlalu mudah terganggu dengan situasi keributan
d. Belajar melalui memanipulasi dan praktek
e. Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
f. Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca
g. Merasa kesulitan untuk menulis tetapi hebat dalam bercerita.
h. Menyukai buku-buku dan mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca.
i. Menyukai permainan yang menyibukkan.
j. Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang pernah berada di tempat itu.
k. Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka menggunakan kata-kata yang mengandung aksi.

Saran Pembelajaran untuk anak kinestetik

  1. Meniru sebuah peragaan.
  2. Membuat model
  3. Merekam informasi yang mereka dengar, lebih bagusnya dengan cara pemetaan pikiran.
  4. Berjalan-jalan saat membaca.
  5. Menggaris bawahi/memberi tanda pada informasi baru/poin-poin penting.
  6. Menulis poin-poin penting pada kartu dan mengurutkannya.
  7. Terlibat secara fisik dan aktif dalam pembelajaran.
  8. Mempraktikkan mengeja dengan menulis di udara atau diatas meja dengan jari,
  9. bersamaan dengan itu secara simultan mengucapkan ejaan tersebut keras-keras.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Brin Best, ada sekitar 37% anak bertipe kinestetik. Dari paparan diatas dapat disimpulkan, anak dengan tipe ini lebih suka dengan sentuhan, mereka lebih suka mempraktikkan/memperagakan/melakukan percobaan secara langsung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seventeen + eighteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.