Pasar Oligopoli : Pengertian, Ciri ciri, Kelebihan dan kekurangan

22
Pasar Oligopoli

Di beberapa sektor bidang usaha industri manufaktur, perkebunan, pertambangan, serta perdagangan besar Anda akan menjumpai beberapa perusahaan besar yang dominan. Perusahaanperusahaan ini disebut perusahaan oligopoli

Pengertian Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli merupakan pasar yang terdiri atas beberapa atau sejumlah kecil penjual saja, sementara itu banyak sekali konsumen atau pembeli. Karena jumlah produsen sedikit, maka kegiatan usaha suatu perusahaan akan berpengaruh pada kegiatan perusahaan yang lain. Pada pasar oligopoli perusahaan dapat bersaing secara langsung namun dapat pula melakukan penggabungan ataumerger. Apabila dalam pasar tersebut terdiri atas dua orang produsen disebut pasar duopoli. Contoh pasar duopoli adalah pasar sistem komputer (software) yang sampai sekarang hanya dikuasai oleh dua sistem yaitu Linux dan Windows saja.

Skala ekonomi serta adanya kegiatan merger atau penggabungan perusahaan merupakan dua penyebab utama terbentuknya pasar oligopoli. Kegiatan penggabungan usaha (merger) bertujuan menggabungkan perusahaan yang semula bersaing agar dapat menguasai pasar. Skala ekonomi membuat perusahaan mampu memproduksi output secara efisien. Skala ekonomi dapat tercapai jika ada kemajuan teknologi. Perusahaan biasanya memulai dengan teknologi sederhana, kemudian terjadi kemajuan teknologi berupa pembelian mesinmesin berkapasitas besar. Perusahaan bisa memproduksi lebih banyak dengan biaya rendah.

Ciri ciri Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli banyak dijumpai di negara yang maju karena teknologi sudah sangat modern. Teknologi modern mencapai efisiensi jika jumlah produksi besar sekali. Keadaan ini menimbulkan kecenderungan berkurangnya jumlah perusahaan.

Karakteristik pasar oligopoli antara lain:

  1. Hanya terdapat beberapa perusahaan. Jumlah perusahaan sedikit, antara 2 sampai 20 perusahaan dalam suatu negara. Masing-masing perusahaan mempunyai pengaruh atas harga dengan cara mengubah jumlah yang ditawarkan. Karena jumlah perusahaan sedikit, maka terdapat saling ketergantungan antarperusahaan yang ada di pasar. Misalnya jika ada satu perusahaan menurunkan harga, maka perusahaan lain akan bereaksi dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang ikut menurunkan harga, ada pula yang mengeluarkan produk tandingan.
  2. Menghasilkan barang homogen dan berbeda corak. Barang-barang yang diperjualbelikan ada yang bersifat homogen (sama) dan ada yang berbeda corak (terdiferensiasi). Jika barang bersifat homogen, persaingan lebih banyak bersifat harga sedangkan jika barang berbeda corak, persaingan lebih banyak bersifat persaingan bukan harga.
  3. Terdapat hambatan masuk ke dalam pasar hingga hanyaada sejumlah kecil perusahaan dalam pasar tersebut.
  4. Perusahaan oligopoli perlu melakukan iklan. Iklan secara terus-menerus sangat diperlukan oleh perusahaan yang menghasilkan barang berbeda corak. Kegiatan promosi secara aktif ini bertujuan menarik pembeli baru dan mempertahankan pembeli lama. Sarana beriklan dapat dengan media elektronik seperti radio, televisi, internet, media massa, dan ruang publik.

Kelebihan Pasar Oligopoli
Karena perusahaan-perusahaan oligopoli mencoba menghindari persaingan harga, maka mereka lebih memusatkan diri pada persaingan bukan harga. Hal ini mendorong mereka mengadakan pengembangan teknik produksi serta perbaikan kualitas produk. Penemuan baru tidak bisa cepat ditiru atau diimbangi perusahaan pesaing, sehingga ada dorongan kuat untuk memacu kemajuan teknologi.

Kekurangan Pasar Oligopoli
Dalam pasar oligopoli, harga barang cenderung lebih tinggi daripada persaingan sempurna. Hal ini terjadi apabila ada kesepakatan beberapa perusahaan oligopoli untuk mengendalikan harga dan produksi. Kebutuhan akan iklan juga menaikkan biaya produksi hingga lebih tinggi di atas biaya rata-rata minimum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.